Bertawakal

Bertawakal

Haruskah guru memiliki sifat tawakal???

Ya. Di Satu sisi, guru di tuntut dengan sekuat tenaga demi mencapai target pembelajaran. Segala upaya harus dilakukan, agar anak didiknya paham dan pandai. Bahkan, Kebanggaan tertinggi seorang guru adalah ketika melihat anak didiknya memiliki prestasi yang diperhitungkan di tengah masyarakat.
Namun, di sisi lain, seorang guru harus pula ingat bahwa yang sedang mereka hadapi adalah manusia. Makhluk yang penuh misteri, terutama terkait dengan kejiwaannya. Makhluk yang tak lepas dari takdir Allah SWT.
Dengan memahami prinsip takdir Allah SWT, guru tidak akan mudah berputus asa. Ia akan memiliki kesadaran bahwa sepandai apapun keahlian mengajar yang dimilikinya, hasil akhirnya tetap di tangan Allah SWT.
Pantang berputus asa adalah modal yang sangat penting bagi guru agar tetap tampil konsisten di hadapan siswanya. Dengannya, guru tidak akan mudah memberi cap negatif terhadap siswa atau terhadap dirinya sendiri. Bila guru sudah terjebak dalam sikap mudah memberi cap negatif, akan sulit baginya untuk bersikap jernih.
Jadi, sungguh penting untuk tak mudah berputus asa. Dan satu – satunya jalan menuju kesana adalah mempertebal tawakal kepada Allah SWT.
Nah, dengan memahami semua cara yang telah jajal SEO paparkan pada postingan – postingan sebelumnya. Mudah – mudahan sahabat Jajal-SEO lebih memahami cara agar menjadi guru teladan.
 

Advertisement

No comments.

Leave a Reply