Menjadi Sosok Pemaaf

Menjadi Sosok Pemaaf

Perilaku murid yang mengesalkan merupakan santapan sehari – hari bagi guru. Biasanya mereka berperilaku seperti itu dengan target memancing emosi gurunya.
Adapula yang memang murid tersebut memang telah membawa masalah dari rumah; bangun tidur terpaksa, sarapan pagi tidak cocok, atau berbagai masalah lainnya. yang berujung rasa sebal dibawa samapi sekolah, sehingga segala yang ditawarkan guru dalam pembelajaran seolah – olah selalu salah di hadapan murid seperti ini.
Jika guru terpancing dengan situasi tersebut, maka cap – cap negatif akan keluar sehingga hubungan antar guru dan murid akan tersekat – sekat, tidak netral bahkan penuh dengan pra konsepsi negatif.
Untuk menghindari hal tersebut, guru harus menjadi sosok pemaaf. Rasulullah SAW memberikan contoh sempurna untuk sikap mulia ini. Seperti, ada kisah yang menceritakan bahwa beliau memafkan orang yang amat membenci beliau. Padahal orang tersebut sampai meludahi beliau setiap kali menjumpai. Namun, yang dilakukan Rasulullah SAW ialah menjadi orang pertama menengok orang tersebut tatkala orang tersebut sakit.
Nah sahabat Jajal-SEO, itulah merupakan satu cara lagi untuk menjadi guru teladan. Selain postingan saya sebelumnya mengenai kiat – kiat dalam mengolah emosi.

Advertisement

No comments.

Leave a Reply